ALFATIH WEB

A dashboard to share about knowledge, experience and technology informatic

Cara Mencegah Virus Sembunyi di USB Flash Disk

Dahulu mungkin yang kita tahu sebagai tempat menyimpan file hanyalah di diskket, namun seiring dengan perkembangan teknologi kita sudah banyak kenal apa itu USB Flash Disk sebuah storage disk penyimpanan yang simple untuk dibawa kemana-mana dengan kapasitas mirip harddisk. Akan tetapi kemunculan flash disk ini masih juga diikuti dengan mudahnya terinfeksi oleh virus meskipun antivirus saat ini sudah banyak beredar dengan segudang nama.

Nah kali ini IT-Shared akan berbagai pengetahuan tentang trik & tips atasi virus menginfeksikan diri ke flash disk:

A. Pasang Program USB Write Protector

Cara kerja USB Write Protector adalah anda dapat mengcopy atau mengirim data pada flash disk ke komputer tetapi sebaliknya anda tidak akan dapat mengcopy atau mengirim data komputer ke flash disk tersebut. Dengan hanya mengaktifkannya pilih option USB write protection ON.

jadi initinya si virus tidak akan bisa mengcopy apapun ke flash disk anda!. Otomatis Flash disk itu akan terhindar dari penyebaran file virus komputer. Karena biasanya si virus memperbanyak diri dengan mengcopy dirinya ke flash disk atau mengirim suatu script ke flash disk anda agar anda terinfeksi.

Untuk menonaktifkannya pilih option USB write protection OFF. Dan kalau belum punya program tersebut dapat di download di link gambar dibawah ini

B. Membuat File Autoran.inf or Recycler

Praktisi komputer yg sering berurusan dgn virus, biasanya akan selalu menaruh kecurigaan pada folder Recycler yang ada di dalam flashdisk atau media portable lainnya. Memang folder tersebut sering menjadi tempat persembunyian file virus, seperti virus Conficker.

Sebenarnya folder tersebut wajar2 saja keberadaannya, merujuk pada penjelasan situs Support Microsoft: “The Recycler folder is used only on NTFS partitions. The Recycler folder contains a Recycle Bin for each user that logs on to the computer, sorted by their security identifier (SID).” Link: http://support.microsoft.com/kb/171694


Nah, masalahnya adalah flashdisk menggunakan partisi FAT, lalu koq bisa muncul folder Recycler. So, daripada pusing dengan folder Recycler yg sewaktu-waktu muncul dalam flashdisk, apalagi dalam status super-hidden, maka kita bisa mencegah folder itu dibuat pada flashdisk. Caranya mirip SMADAV mencegah masuknya file autorun.inf virus, dengan membuat folder autorun.inf dalam flashdisk. Hanya saja ini adalah kebalikannya.

Buatlah sebuah file “Recycler” tanpa ekstensi pada root direktori flshdisk. Bila tidak tahu caranya, lakukan langkah2 dibawah ini:
– Klik kanan area kosong tampilan root direktori flasdisk pada Windows Explorer, lalu pilih New – Text Document
– Pada nama file yang harus diisikan, tulis saja “Recycler” tanpa memberikan akhiran .txt, kemudian tekan Enter
– Berikutnya akan muncul warning “If you change a file name extension, the file may become unusable.”, jawab saja “Yes”

Untuk testing, anda bisa mencoba mengkopican folder Recycler dari partisi lain atau membuat sendiri folder recycler pada lokasi yang sama. Pasti tidak akan bisa, karena ada file dengan nama yang sama dengan folder yg anda kopikan.

So, sekarang anda tak perlu pusing memikirkan apakah ada file virus yang tersembunyi dalam folder Recycler flashdisk Anda.

Catatan: Apabila sudah ada folder Recycler dalam flashdisk saat mencoba membuat file “Recycler”, maka hapus dulu folder tersebut. Karena posisinya super-hidden, maka matikan dengan perintah command prompt: ATTRIB -H -S -R *.* /D /S

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: